Bagikan!


Senin, 19 Juni 2017

Koperasi Syariah 212 itu Gerakan Kebersamaan




Jika komitmen kebersamaan dipegang teguh, Koperasi Syariah 212 (KS 212) akan berkembang pesat.

Direktur Institute for Development of Economic and Finance (INDEF), Enny Sri Hartati mengatakan, pada dasarnya prinsip koperasi itu kerjasama, seperti konsep gotong-royong saling membantu. Sama halnya dengan Koperasi Syariah 212 (KS 212) yang terlahir dari gerakan civil sociaty (gerakan sosial).

“Koperasi Syariah 212 ini gerakan kebersamaan. Kalau konsisten pengembangannya dalam kebersamaan, justru inilah yang memenuhi prinsip-prinsip koperasi,” ujar Enny kepada Koperasi Syariah 212 (KS 212) saat ditemui di kantor INDEF di Jakarta, belum lama ini.

Menurutnya, kalau KS 212 itu dibangun dalam pergerakan koperasi sebagai instrumen untuk pemerataan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap siklus-siklus ekonomi. Itu justru, embrionya adalah konsep kebersamaan yang lahir dari sebuah gerakan dalam upaya mewujudkan kebangkitan ekonomi umat.

Kembali ia menegaskan, kalau komitmen kebersamaan atau jamaah dipegang teguh, maka KS 212 ini akan berkembang bagus. “Gerakan 212 ini kan satu sisi mereka sudah mempunyai satu frame yang sama atau satu gelombang yang sama adalah perjuangan keberasamaan untuk meraih tujuan kebangkitan ekonomi umat Muslim Indonesia,” ungkap Enny.

Namun demikian, tambah Enny, yang sekarang harus diluruskan adalah bagaimana gerakan ini menghindari berbagai macam peluang-peluang terjadinya moral hazard. “Karena biasanya kan orang ada yang dominan menghilangkan atau menafikkan kekuatan-kekuatan yang lainnya. Nah, itu yang sebenarnya embrio-embrio yang melemahkan koperasi,” pungkas Enny.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Grand Opening, 212 Mart Semarang Raup Omzet Rp 13 Juta Lebih

Tidak ada target khusus, berapapun omzet 212 Mart Semarang saat grand opening akan disyukuri karena itu berkah dari Allah SWT. Ger...

Artikel Populer