Bagikan!


Selasa, 04 Juli 2017

DR Syafii Antonio‎: Koperasi Syariah 212 Menjadi Awal Kebangkitan Ekonomi Umat




Koperasi Syariah 212 yang baru dibentuk hari penuh berkah, Jumat 6 Januari 2017 kemarin diyakini menjadi awal kebangkitan ekonomi umat. Sistem yang‎ dikembangkan di koperasi ini berbasis syariat dan setiap umat bisa berpartisipasi.

"Semuanya bisa berpartisipasi di Koperasi Syariah 212. Tukang ojek, nelayan, buruh bisa berpartisipasi, cukup dengan menyetorkan dana Rp 100 ribu," kata Ketua Dewan Ekonomi ‎GNPF MUI Dr Syafii Antonio‎ kepada wartawan usai peresmian Koperasi Syariah 212, Jumat (6/1).

Dia menambahkan, ‎umat Islam punya daya beli yang besar tapi hanya jadi pasar bagi orang-orang yang pandai memanfaatkan pasar. Karena itu sudah saatnya umat Islam berubah dari konvensional ke syariah.

"Untuk tahap awal,‎ Koperasi Syariah 212 menargetkan aset Rp 212 miliar di tahun pertama, tahun ketiga Rp 2,12 triliun, tahun ketujuh Rp 21,2 triliun, dan tahun kesepuluh Rp 212 triliun," ungkap Antonio yang juga pakar ekonomi syariat ini.

Dia menambahkan, Koperasi Syariah 212 tetap berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan syariah. Koperasi akan punya saham di waralaba, properti, manufaktur, ritel.

"Kami optimistis, koperasi ini akan berkembang pesat karena strategi pengembangannya lebih ke individu. Selain itu Koperasi Syariah 212 bentuknya holding, jadi nanti dia menyebar ke seluruh daerah," terangnya.

Grand launching Koperasi Syariah 212 secara resmi telah dilakukan di STEI Tazkia, Sentul City, Jumat (6/1) kemarin.

Hadir Ketua MUI KH Ma'ruf dalam, Pembina GNPF-MUI Habib Rizieq Shihab, Ketua GNPF-MUI Ustadz Bakhtiar Nasir, para pimpinan GNPF MUI dan tokoh-tokoh umat.

Sumber : Thayyiba.com



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Grand Opening, 212 Mart Semarang Raup Omzet Rp 13 Juta Lebih

Tidak ada target khusus, berapapun omzet 212 Mart Semarang saat grand opening akan disyukuri karena itu berkah dari Allah SWT. Ger...

Artikel Populer