Bagikan!


Minggu, 16 Juli 2017

Insya Allah, 212 Mart Depok akan Diresmikan Agustus 2017




Saat ini gedung 212 Mart Depok yang berlokasi di Jalan Muslih Raya dalam proses renovasi.

Ketua Komunitas Koperasi Syariah 212 (KS 212) Depok, Rusdy Johan menyampaikan, bahwa komunitas KS 212 Depok akan mendirikan mini market 212 Mart di Jalan  Muslih Raya, Kelurahan Beji, Depok, Jawa Barat.

“InsyaAllah 212 Mart Depok akan diresmikan Agustus mendatang. Saat ini gedungnya dalam proses renovasi sudah 60-70 persen. Mohon doanya, ” ujar Rusdy kepada Koperasi Syariah 212 ditemui usai acara sosialisasi dan silaturahmi Halal bi Halal anggota komunitas KS 212 Depok, di Masjid Al Salam, Jalan Salam RW 6 Kelurahan Beji Perumnas Depok Utara, Jawa Barat, Minggu (9/7).

Lebih lanjut Rusdy mengungkapkan, bahwa gedung yang akan dijadikan operasional 212 Mart Depok itu adalah rumah yang disewa selama lima tahun ke depan, yang kemudian direnovasi. Namun demikian, biaya sewa dibayarkan pertahun. Untuk tahun pertama sebesar Rp 60 juta. Di mana gedung yang sedang direnivasi ini sebelumnya adalah rumah.

Untuk mendirikan 212 Mart diperlukan setidaknya 100 anggota koperasi dari komunitas KS 212 di suatu wilayah. Nantinya anggota koperasi akan menjadi pemilik sekaligus pembeli loyal bagi minimarket 212 Mart yang didirikan. Kini, jumlah angggota  komunitas KS 212 Depok sudah mencapai sekitar 240 orang lebih.

”InsyaAllah kita  rencananya 212 Mart tipe C, tapi tergantung pengumpulan akhir investasi ada berapa. Karena itu uang jamaah, jadi harus amanah tidak boleh gegabah,”  ujarnya.

Untuk mewujudkan 212 Mart tipe C, komunitas KS 212 Depok ini dalam penyertaan modal usaha anggotanya disarankan kisaran Rp 1 juta-10 juta dari sebelumnya yakni kisaran Rp 500 ribu-Rp 5 juta. Alasan peningkatan dana penyertaan ini kata Rusdy, adalah agar 212 Mart Depok bisa segera didirikan, dan saat ini gedungnya sedang direnovasi.

Lebih lanjut Rusdy menyampaikan, tidak seperti waralaba sejenis, 212 Mart tidak mengutip royalty fee dan franchise fee. Ditawarkan empat model kemitraan bisnis ritel KS 212, yaitu full brand, co-brand, convert brand, dan re-branding.

Sampai saat ini telah berdiri tujuh 212 Mart, dan akan terus bertambah termasuk 212 Mart Depok yang rencananya akan dibuka pada Agustus 2017 mendatang. ”Kita,  kemitraannya full brand, seiring antusiasnya umat meraih kekuatan ekonomi secara berjamaah,”  ujar Rusdy.

Lalu seperti apa pembagian profitnya nanti jika 212 Mart Depok ini telah beroperasional? Rusdy menjelaskan, prinsipnya tetap seperti koperasi. Bentuk koperasi dipilih agar nantinya  minimarket 212 Mart ini dimiliki oleh banyak anggota. Selain menjadi peritel, konsep minimarket 212 Mart nantinya akan mendukung toko/warung di lingkungan sekitarnya.

Selain keuntungan bisa dinikmati anggota koperasi dalam bentuk pembagian hasil usaha, 212 Mart juga memberikan zakat, infaq, dan sedekah bagi masyarakat duafa sekitarnya.

”Bentuknya tetap seperti  koperasi, tapi karena kita komunitas maka izin usahanya pakai Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU). Tapi rencana kedepan, kita juga akan ada badan hukum, semua berproses,”  ujar Rusdy.

Dikatakan Rusdy, jika 212 Mart Depok tahap pertama di Jalan Muslih  Kelurahan Beji sudah diresmikan dan operasional dengan baik, maka rencana berikutnya akan mendirikan tiga 212 Mart lagi di wilayah Depok.

212 Mart pertama, kata Rusdy, yaitu di Sukmajaya, Depok (tol Iskandar). Rencannya ada investor yang akan membangunkan ruko di Sukmajaya untuk operasional 212 Mart Sukmajaya.

212 Mart kedua, di Grand Depok City. “Dewan Keluarga Masjid (DKM) Masjid Al Falah Grand Depok City akan menyumbangkan membangun toko, kita tinggal ngisi atau operasional 212 Mart,” ujar Rusdy.

Untuk membangun toko 212 Mart Grand Depok City tergantung kesiapan DKM Masjid Al Falah. “Kita nanti akan ada MoU dengan DKM Masjid Al Falah Grand Depok City. Jadi targetnya akan ada empat 212 Mart di Depok ini,”  kata Rusdy.

Kemudian rencana ketiga adalah pendirian 212 Mart Limo. Menurut Rusdy, 212 Mart ini merupakan bisnis ritel yang berbasis komunita atau berjamaah. Artinya dalam satu 212 Mart bisa dimiliki oleh lebih dari satu orang. Konsepnya pun dari umat, oleh umat, dan untuk umat.

“Dalam operasional 212 Mart, prinsipnya harus berjamaah, amanah, dan izzah,” tegas Rusdy.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Grand Opening, 212 Mart Semarang Raup Omzet Rp 13 Juta Lebih

Tidak ada target khusus, berapapun omzet 212 Mart Semarang saat grand opening akan disyukuri karena itu berkah dari Allah SWT. Ger...

Artikel Populer