Bagikan!


Minggu, 02 Juli 2017

Mimpi Besar Koperasi Syariah 212 dari Depok




Depok, — Komunitas Koperasi Syariah 212 Depok mengadakan acara sosialisasi dan silaturahmi anggota dan calon anggota baru pada hari Minggu (4/6) kemarin.

Bertempat di Masjid al Ikhwan, Komplek Sukamaju Permai, Depok, Jawa Barat, acara yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan al Quran ini dibuka oleh Ketua DKM, Rifki Arsal.

Dalam sambutannya, ketua Komunitas Koperasi Syariah 212 Depok, Rusdi Johan, menyampaikan bahwa Komunitas 212 Depok berencana mendirikan minimarket 212 Mart di wilayah Depok. Dari Depok pula gerakan ekonomi syariah 212 telah mendirikan hunian apartemen Grand Zamzam Towers 29 lantai dengan 370 unit kamar. Anggota komunitas Koperasi Syariah 212 bisa menjadi pemasar apartemen dalam tahap konstruksi yang diproyeksikan menjadi pusat komunitas muslim & qurani village ini.

Materi tentang 212 Mart disampaikan oleh Han Anwar, General Manajer Unit Pengembangan Bisnis Retail Koperasi Syariah 212 yang menjelaskan tentang konsep dan bentuk kerjasama minimarket 212 Mart. Untuk mendirikan minimarket 212 Mart diperlukan setidaknya 100 anggota koperasi dari komunitas Koperasi Syariah 212 di suatu wilayah. Nantinya anggota koperasi akan menjadi pemilik sekaligus pembeli loyal bagi minimarket 212 Mart yang didirikan.

Bentuk koperasi dipilih agar nantinya minimarket dimiliki oleh banyak anggota. Selain menjadi pe-ritail, konsep minimarket 212 nantinya akan mendukung toko/warung di sekitar lokasi untuk diberikan harga khusus dengan jumlah pembelian minimal tertentu. 212 Mart yang menawarkan belanja halal diharapkan layak secara bisnis dan barokah bagi lingkungan sekitar. Selain keuntungan yang bisa dinikmati anggota koperasi dalam bentuk pembagian hasil usaha, 212 Mart juga memberikan zakat, infaq dan sedekah bagi masyarakat duafa sekitar.

Tidak seperti waralaba sejenis, 212 Mart tidak mengutip royalty fee dan frencise fee. Ditawarkan empat model kemitraan bisnis retail Koperasi Syariah 212, yaitu full brand, co-brand, convert brand dan re-branding. Sampai saat ini telah berdiri enam 212 Mart dan terus bertambah termasuk akan ada yang melakukan convert brand, seiring antusiasnya ummat meraih kekuatan ekonomi secara berjamaah.

Dari sisi kemitraan, ditawarkan tiga tipe 212 Mart, yaitu Tipe A sebanyak 11 sd 15 rak untuk 1000 – 1200 item, tipe B sebanyak 27 rak untuk 2000 – 2500 item, dan tipe C sebanyak 36 rak untuk 3000 – 3500 item.

Turut memberikan materi tentang ekonomi syariah, DR. Ahmad Firdaus Msi dari STEI Tazkia. Melalui ekonomi syariah, khususnya Koperasi 212, diharapkan akan menggelinding upaya mewujudkan hijrah dari ketergantungan kepada kemandirian, dari kesenjangan kepada pemerataan, dari orientasi import ke eksport, dari brand asing ke merk nasional, dari riba kepada halalan toyiban, dan akhirnya dari korupsi kepada kejujuran dan amanah. (Nico Andrianto/jurnalis warga)

Sumber : Swamedium.com



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Grand Opening, 212 Mart Semarang Raup Omzet Rp 13 Juta Lebih

Tidak ada target khusus, berapapun omzet 212 Mart Semarang saat grand opening akan disyukuri karena itu berkah dari Allah SWT. Ger...

Artikel Populer